Riau Pos Judi Online

Riau Pos Judi Online – Erick Thohir Nyatakan Maju Sebagai Pendukung Caketum PSSI Lukas Enembe Anarkis Dan Serang Mako Brimob PapuaPolres Riau Hancurkan 30 Ribu Botol MirasKapolda Dan Gubri Rebut Gereja Dan Pos Keamanan Di PekanbaruBPBD Bergerak Cepat 2004 Tangkap 1.479 Tersangka Di Antara Banyak Perdebatan, DPR Mengesahkan RKUHP Sementara UUG Negara Mencopot pasal pencemaran nama baik dan penistaan ​​agama Kapolres targetkan renovasi 2 rumah warga per bulanBNPB: 268 warga tewas gempa Cianjur

– Divisi III Bareskrim Polda Riau, mengungkap adanya operasi perjudian di Kota Pekanbaru. Pada Sabtu (16/10/2021), sekitar 59 orang juga ditangkap dalam penggerebekan polisi di sebuah toko di lantai 3 kawasan Pemuda Citywalk, Jalan Pemuda. Toko tersebut disewakan kepada seorang pengelola lalu disalahgunakan untuk menjalankan bisnis perjudian.

Riau Pos Judi Online

Dari 59 orang yang ditangkap, 51 orang perempuan dan sisanya laki-laki. Semuanya kini berada dalam tahanan Polda Riau dan ditetapkan sebagai tersangka. Adapun lowongan kerja yang tersedia sebanyak 49 orang sebagai telemarketer, 6 orang sebagai customer service, 1 orang manager, 1 orang satpam dan OB lainnya.

Dugaan Pelaku Judi Togel Online Diamankan Polsek Mandau

“Tugas 49 telemarketer itu adalah memikat, mengajak targetnya berjudi online. Mereka menghubungi pelanggan dan menyediakan website AFK77 dan Jaya89 untuk menjaring jaring,” ujar Dir Humas Polda Riau Kombes Sunarto dalam keterangan persnya. konferensi dengan Kepala Bareskrim Teddy Ristiawan di Citywalk Youth Center, Senin sore (18/10/2021).

Tidak main-main, 808 anggota telah diundang sejak permainan judi ini dimulai pada 10 Oktober 2021 kemarin. Alhasil, aparat membukanya dan melancarkan penggerebekan pada 16 Oktober 2021. Selain menangkap 59 tersangka, polisi juga menyita banyak barang bukti.

“Barang bukti lain yang kami temukan berupa 51 laptop, handphone, komputer, printer. Total penjualannya Rp 20 juta per hari,” jelas Kombes Sunarto.

Selain menangkap 59 orang tersebut, Polda Riau juga memburu seorang pria bernama Feri. “DPO kita, tukang feri ini tinggal di Jakarta. Dia meminta tersangka bernama Hendri untuk membuka kasino online dengan Sofyan yang bertugas mengelola layanan pelanggan, dan tersangka Martoni bertugas mengendalikan bisnis telekomunikasi,” jelas Sunarto. .

Polsek Kabun Berhasil Meringkus Pelaku Judi Online

Itu kapal yang mengirim 5.000 orang ke nomor ponsel setiap hari, dan kemudian mereka menghubungi telemarketer yang menawarkan perjudian.

Singkatnya, “mereka mengajak Anda untuk mereferensikan teman secara online dengan menawarkan uang yang bisa ditarik jika Anda menang, minimal dan maksimal Rp 200.000.”

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Polda Riau Kombes Teddy Ristiawan menjelaskan, pihaknya akan segera bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Media untuk mengusut dua kasus perjudian tersebut.

Sebagai informasi, pada Oktober 2021, Divisi III Bareskrim Polda Riau mengungkap 39 kasus perjudian dan menangkap 64 tersangka. Metode rata-rata adalah Togel online. Jumlah total yang diambil adalah Rp 27.913.000. Kasus ini dalam penyelidikan polisi, ini tanggapan Ketua DPD PJS Bengkulu kepada dua wartawan yang ditangkap OTT yang diminta tidak menghadirkan APBD dokter swasta dalam dokumen buruk Boalemo Pohuwato awal tahun 2023, Kabid ‘Desa Ditangkap Satresnarkoba Kini DPC PJS Pasaman Barat Terdaftar Kesbangpol Berikut Nama-Nama Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kabupaten Tapung Hilir Pilkada 2024

Judi Online Togel Diringkus Polres Siak

INHIL, – Satuan Reserse Kriminal (Inhil) Polda Riau menemukan pelaku judi online di Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis (10/12/2022) malam.

Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK melalui Direktur Reserse Kriminal AKP Amru Abdullah SIK MSi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan pelaku adalah seorang pengusaha.

Awalnya, anggota Bareskrim Polres Inhil mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan operasi perjudian online di Desa Pulau Palas.

“Berdasarkan laporan tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan, dan mendatangi TKP sekitar pukul 21.15 WIB, dan ditemukan pelaku melakukan aktivitas judi online,” jelasnya.

Operator Dan Pemain Judi Online Diamankan Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi

Di TKP yang dibenarkan ketua RT, Bareskrim Polri Inhil menggeledah dan menemukan banyak barang bukti pelaku, terdiri dari Rp. 4.670.000 dengan 1 handphone sebagai alat jual beli togel online.

Kepala Badan Reserse Kriminal mengatakan: “Cara yang digunakan para pelaku adalah setuju untuk membeli nomor undian dari masyarakat dan mempostingnya di situs web” Padang Toto “dengan menyetor melalui aplikasi.”

“Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku dijerat Pasal 303 KUHP dan divonis 10 tahun penjara,” jelasnya. **(Fa/Rls) Polda Riau menutup sarang judi ikan Gelper, tapi ada kabar ada tempat judi besar di Asia Tampilkan markas utama dari situs judi terbesar di Asia ini ada di Riau

Hasanul Arifin, Direktur DPD LSM GEMPUR Riau membeberkan ruko yang disebut-sebut sebagai pusat judi terbesar di Asia (ist)

Judi Online Makin Menggila Tiga Ibu Rumah Tangga (irt) Di Amankan Polisi

| Pekanbaru – Penutupan beberapa tempat perjudian oleh Gelper di beberapa wilayah di wilayah hukum Polda Riau tidak menghentikan perjudian. Rabu, (18/05/22).

Direktur Reserse Kriminal Polda Kombes Riau Pol Teddy Ristiawan saat penggerebekan tempat perjudian di lokasi pemuda City Walk Pekanbaru (int)

Beberapa bulan lalu, Satgas Polda Riau yang dipimpin Kapolda Riau, Agung, menangkap 59 penjudi di klub pemuda Ruko Citywalk Pekanbaru bernama AFK77, namun sejauh ini belum ada bukti jelas dari penangkapan tersebut. dalang di balik perjudian online dan miliaran rupee dalam bisnis.

Juga dikabarkan ada operasi perjudian online dengan omset puluhan miliar rupiah dan disebut sebagai jaringan perjudian internet terbesar di Asia Tenggara di mana ada 10 CCTV di toko, kabel LAN menghubungkan toko, listrik utama , dan jaringan PLN. Dari luar, toko tersebut terlihat kosong dan tak berpenghuni.

Lagi Lagi..terkait Judi Online, Polsek Bukit Kapur Berhasil Mengamankan Satu Pelaku Yang Diduga Bandar Togel

Saat awak media menanyakan kepada salah satu warga berinisial Gus yang berkeliling toko-toko di sekitar pinggiran kota Pekanbaru tentang aktivitas di toko tersebut, mereka membenarkan adanya aktivitas yang mencurigakan.

“Saya yang sudah 3 tahun tinggal di dekat ini, menanyakan apa yang terjadi di toko tersebut. Karena saya kaget, setiap pagi ada orang yang saya kira pekerja masuk ke toko dan itu bukan orang yang sama. Jam 22.30 WIB sudah banyak yang keluar dari tokonya. Saya tidak tahu jadi aksinya di depan. Tapi yang saya tahu tokonya dari China,” kata Pak Gus kepada media.

Staf bertanya kepada satpam di toko Hosmen apakah ada kegiatan kesehatan di toko tersebut, Hosmen mengatakan tidak tahu tapi menurutnya ada banyak CCTV dan motor besar.

“Entahlah, tapi saya ragu dengan tokonya. Kalau dihitung ada 10 CCTV, listrik besar. toko kosong”, jelasnya.

Ditreskrimum Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Judi Online Dan Konvensional

Terkait dugaan keberadaan judi internet terbesar di Asia, Hasanul Arifin selaku ketua lembaga swadaya masyarakat DPD GEMPUR Riau menemukan bukti adanya judi internet terbesar di Asia.

“Kami mohon kepada Polda Riau khususnya Bareskrim segera menindaklanjuti informasi ini. Sebagai polisi reformis, saya yakin Kapolda Riau Pak Iqbal segera menindaklanjuti informasi ini. publik.

Bagaimanapun juga, perjudian akan dibarengi dengan pelaksanaan Kamtibmas Iqbal seperti yang pernah dikatakan Iqbal saat memuji organisasi tersebut bulan lalu,” ujar Bung Arif di ruang kerjanya.

Bung Arif menambahkan, Kapolres Riau Agung sebelumnya sudah menggerebek toko Pemuda Citywalk, Jl. Riau terapung, entah ujungnya kemana, Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto (tengah) saat memimpin pemberitaan soal penangkapan operator judi di sebuah ruko di gelanggang remaja Citywalk, Jalan Pemuda, Kecamatan Tampan , Pekanbaru, Senin (18/10/2021). (MHD AKHWAN / .CO)

Polda Jatim Bongkar Judi Online Beromset Jutaan Rupiah

PEKANBARU (.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Jenderal Reserse Kriminal (Ditreskrimum) menggerebek penyedia jasa judi di Pekanbaru. Tempat yang ditempati oleh pemilik usaha adalah bangunan tiga lantai yang terletak di Citywalk Youth Centre, Jalan Pemuda, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar Polda Riau pada Senin (18/10/2021). Acara tersebut dihadiri oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Dirreskrim Polda Riau, Kombes Pol, Teddy Ristiawan, serta beberapa pejabat tinggi Polda Riau.

Direktur Humas Kombes Sunarto menjelaskan penyerangan terhadap pekerja dan pemilik judi online itu terjadi pada Sabtu (16/10/2021). Sejak penangkapan itu, sekitar 59 orang telah diamankan. Itu terdiri dari 49 telecommuters wanita. Selebihnya 1 satpam, 6 customer service, 1 admin dan 2 office boy.

“Modus operandinya, pelaku atas nama FR yang bersangkutan berdomisili di Jakarta, dia meminta kepada saudara HN untuk membuka judi online dengan SF kemudian diberikan tanggung jawab untuk mengurus CS. MR juga bertanggung jawab untuk memantau telekomunikasi bisnis,” kata Direktur Humas.

Polisi Ringkus Pelaku Jual Beli Judi Online Di Bri Link

Apalagi, kegiatan judi ini mulai berjalan pada 10 Oktober 2021. Dengan menggunakan 59 orang selamat. Setiap hari, FR mengirimkan 5.000 nomor handphone, nomor tersebut berbicara kepada 49 wanita telemarketer untuk meyakinkan mereka untuk deposit dan berjudi di situs yang mereka tawarkan.

“Kemudian mereka memberikan situs tersebut kepada afk77 yang bekerja di lantai dua dan jaya89 di lantai 3. Mereka meminta berjudi bahwa ada hadiah uang tunai untuk mereka tarik. Kemudian perangkat telekomunikasi ini mengidentifikasi ID pelanggan dan menyetor antara 30 ribu hingga 1 juta rupiah,” kata Kombes Sunarto. PEKANBARU,. – Divisi III Bareskrim Polda Riau, mengungkap adanya operasi perjudian di Kota Pekanbaru. Pada Sabtu (16/10/2021), sekitar 59 orang juga ditangkap dalam penggerebekan polisi di sebuah toko di lantai 3 kawasan Pemuda Citywalk, Jalan Pemuda. Toko tersebut disewakan kepada seorang pengelola lalu disalahgunakan untuk menjalankan bisnis perjudian.

Dari 59 orang yang ditangkap, 51 orang perempuan dan sisanya laki-laki. Semuanya kini berada dalam tahanan Polda Riau dan ditetapkan sebagai tersangka. Dan mereka yang ingin bekerja disana, dimana 49 orang

Koran riau pos, riau pos online, riau pos online hari ini, e paper riau pos, pos kerja riau, koran riau pos online, surat kabar riau pos, tajuk rencana riau pos, riau pos online terkini, lowker riau pos, riau pos, kode pos pelalawan riau