Penyebab Maraknya Judi Online Di Indonesia

Penyebab Maraknya Judi Online Di Indonesia – Ganti bahasa Ganti bahasa tutup menu Bahasa English Español Português Deutsch Français Русский Italiano Română Indonesian (dipilih) Pelajari lebih lanjut Unduh Memuat… Pengaturan Pengguna tutup menu Selamat datang di Scribd! Unggah Bahasa () Manfaat Scribd Baca FAQ Gratis & Masuk Dukungan

Lewati Carousel Carousel Sebelumnya Carousel Berikutnya Apa itu Scribd? eBuku Buku Audio Majalah Podcast Lembaran Musik Dokumen (dipilih) Snapshot Jelajahi eBuku Kategori Terlaris Pilihan Editor Semua eBuku Fiksi Kontemporer Fiksi Sastra Fiksi Agama & Spiritual Perbaikan Diri Rumah & Taman Fiksi Misteri, Hiburan & Kejahatan Thriller Fantasi & Kejahatan Remaja Kejahatan Paranormal Okultisme & Romansa Supernatural Sejarah Fiksi Ilmiah – dan Matematika Belajar Sejarah Bantuan & Persiapan Ujian Bisnis Usaha Kecil & Wirausahawan Semua Kategori Telusuri Buku Audio Kategori Pilihan Editor Terlaris Semua Buku Audio Fiksi Misteri, Thriller & Kejahatan Misteri Thriller Romansa Kontemporer Thriller Dewasa Muda Paranormal, Sains Misteri & Supernatural & Thriller Sains Fi & Fantasi Sci-fi Dystopia Karir & Pengembangan Karir Kepemimpinan Biografi & Memoar Petualangan & Penjelajah Sejarah Agama & Spiritualitas Inspirasi Zaman Baru & Spiritualitas Semua Kategori Lihat Kategori Majalah Pilihan Editor Semua Majalah Berita Berita Bisnis Berita Hiburan Politik Berita Teknologi Keuangan & Manajemen Uang Keuangan Pribadi Karir & Pertumbuhan Strategi Kepemimpinan Bisnis Olahraga & Hiburan Hewan Peliharaan Permainan & Hiburan Veo Kesehatan Latihan & Kebugaran Memasak, Makanan & Anggur Seni Rumah & Kebun Kerajinan & Hobi Semua Kategori Lihat Podcast Podcast Kategori Agama & Kerohanian Berita Hiburan Berita Misteri, Hiburan & Kejahatan Kejahatan Sejati Sejarah Politik Ilmu Sosial Semua Kategori Genre Klasik Country Folk Jazz & Blues Film & Musikal Pop & Rock Agama & Perayaan Standard Brass Drum & Perkusi Gitar, Bass & Tab Piano Strings Vokal Tingkat Kesulitan Pemula Menengah Mahir Lihat Dokumen Kategori Dokumen Akademik Template Bisnis Dokumen Pengadilan Semua Dokumen Pelatihan Olah Raga & Rekreasi Binaraga & Beban Tinju Seni Bela Diri Agama & Spiritualitas Kristen Yudaisme Usia & Spiritualitas Newitas Buddhisme Islam Seni Musik Seni Pertunjukan Kesehatan a Body, Mind and Spirit Weight Loss Pemberdayaan Diri Teknologi dan Teknik Politik Ilmu Politik Semua Kategori

Penyebab Maraknya Judi Online Di Indonesia

1. Ahmad Sauki 12150371 2. Arif Nurhadi 12151553 3. Hilda Chandraningrum 12151140 4. Rizal Fahmi 12153242 5. Saina Ali 12150469 Judi online yang merajalela secara online di masa pandemi menambah judi online.

Perjudian Online Menjadi Penyakit Sosial Bangsa Indonesia

16 Juli 2021 07:22 16 Juli 2021 07:22 Diperbarui: 16 Juli 2021 07:31 8034 1 0

Di masa pandemi ini, pemerintah menerapkan PPKM darurat untuk menekan laju penularan Covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu, saat ini orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Alat elektronik seperti handphone merupakan barang yang menemani keseharian masyarakat selama pelaksanaan PPKM darurat ini. Dengan menggunakan ponsel dan akses internet tanpa batas, individu dapat terhubung ke segala hal di dunia.

Salah satu hal negatif yang mudah diakses saat ini adalah judi online. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak dan remaja pun bisa mengakses situs tersebut. Oleh karena itu, Fauziah Fadila (21), mahasiswa program studi hukum yang tergabung dalam KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2021 yang bertempat di Kelurahan Banyumanik, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, melaksanakan program pertama yaitu memberikan pendidikan kepada publik tentang bahaya kecanduan judi online dan sanksi hukum yang berlaku. Adapun edukasi ini dilakukan dengan memberikan poster edukasi berupa dampak buruk kecanduan judi online dan sanksi hukumnya, serta cara-cara memberdayakan diri dari kecanduan judi online.

Program ini juga dilakukan dengan membuat video edukasi tentang bahaya judi online yang diunggah ke YouTube kemudian dibagikan melalui ketua RW 03 Desa Banyumanik.

Maraknya Judi Online Pada Masa Pandemi, Mahasiswa Kkn Unm Berikan Edukasi Bahaya Judi Online

Tujuan diadakannya program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar terhindar dari kecanduan judi online, dan juga mengingatkan para orang tua untuk selalu mengawasi anaknya ketika bermain online agar terhindar dari hal-hal negatif tersebut. – Lumajang – Maraknya event judi online sepertinya menjadi istimewa. mencemaskan aparat kepolisian Lumajang. Perjudian sekarang merajalela dan menjangkau masyarakat.

Bahkan, aparat kepolisian Lumajang berhasil menangkap satu pelaku judi online. Adalah AJ (38), warga Desa Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (16/10/21)

AJ tampak tak berdaya saat digerebek detektif di kediamannya pada Sabtu 16 Oktober 2021 dini hari.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo, S.Kom. Saat tim obor bertemu, mereka membenarkan penangkapan AJ, pemain online sang aktor.

Angkot Di Sukabumi Banyak Pasang Iklan Judi Online, Polisi Di Sukabumi Bersihkan Stiker Iklan Judi Online

“Betul, Satreskrim Polres Lumajang pada Sabtu, 16 Oktober 2021, menangkap seorang penjudi online atas nama AJ yang ditangkap saat melakukan perjudian online di rumah pelaku di Desa Jatiroto. , Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang,” kata Fajar.

Fajar pun menjelaskan, perjudian online yang dilakukan AJ sudah berlangsung kurang lebih satu tahun menggunakan ponsel miliknya.

“Saat ditangkap di rumahnya, AJ berjudi online melalui ponselnya, AJ mengaku sudah sekitar 1 tahun berjudi online di 3 situs judi online berbeda,” kata Fajar.

Lebih dari itu, Fajar juga menunjukkan bagaimana AJ berjudi online, kata Fajar, judi online marak karena relatif mudah untuk dipantau atau diakses.

Kominfo Ajak Masyarakat Berantas Judi Online

“AJ berjudi online dengan cara mendownload atau mengakses situs judi online, setelah melakukan pendaftaran AJ melakukan deposit dengan cara menghubungi administrator, kemudian jika slot yang dipilih menang maka AJ melakukan penarikan uang tunai. Sehingga begitu mudahnya masyarakat mengakses judi online, hal ini menjadi salah satu penyebab maraknya judi online,” jelas Fajar.

Fajar juga mengungkapkan kendala dalam mengungkap pelaku online karena pelaku menggunakan alamat web yang berbeda dan sering berganti nama.

“Ya, tentu tidak mudah untuk menginformasikan kepada para pelaku judi online, khususnya bank-bank taruhan, karena mereka sering mengubah alamat dan nama di websitenya, bahkan pelakunya berpindah-pindah tempat, bahkan sampai ke luar negeri. Namun, kami selalu berkonsultasi dengan jajaran atas, baik Polda maupun Kapolri. Saya berharap upaya kepolisian untuk memberantas judi online bisa maksimal,” imbuhnya.

Fajar juga berharap dengan mudahnya akses judi online, diharapkan masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming judi online.

Maraknya Judi Bola Di Piala Dunia Qatar 2022, Ustaz Fadly Gugul: Surat Al Maidah Ayat 90!

“Saya berharap meskipun aksesnya sangat mudah, saya mohon kepada masyarakat untuk tidak tergiur dengan keuntungan yang dijanjikan di situs judi online, selain melanggar hukum, judi online dapat merugikan baik pelaku maupun masyarakat, contohnya saudara AJ. ” harus berhadapan dengan hukum,” jelas Fajar.

Kini AJ harus mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada penyidik. AJ berhasil diamankan oleh petugas yang diutus beserta beberapa barang bukti antara lain handphone yang digunakan AJ untuk berjudi, satu bukti transaksi atau transfer ke bandar, kartu ATM dan uang tunai senilai Rp 460 ribu.

Atas perbuatannya, AJ dijerat pasal para. Pasal 45 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan perdagangan elektronik dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun.

Binmas Polsek Sanankulon Polres Blitar Polres Jawa Timur Kota melakukan kegiatan memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada anak-anak sekolah Dasa. Judi online di Indonesia semakin marak. Hanya berbekal smartphone dan uang puluhan ribu rupiah, banyak yang mulai mencoba peruntungan dengan judi online.

Prostitusi Dan Judi Online Menjamur Pemprov Diminta Tak Tutup Mata

Bahkan, dalam jangka panjang, pelaku judi online bisa saja kecanduan dan berpotensi melakukan tindakan kriminal. Untuk itu, Kemenhub menyebut sejak 2018 hingga 10 Mei 2022 telah memblokir akses terhadap 499.645 konten perjudian di berbagai platform digital.

Namun sulit untuk membasmi judi online di Indonesia karena situs atau aplikasi judi online terus bermunculan dengan nama yang berbeda, meski aksesnya telah diblokir.

Lantas siapa yang harus disalahkan atas maraknya judi online? Melansir BBC Indonesia, berikut alasan mengapa judi online semakin marak di Indonesia.

Pengamat sosial dari Universitas Indonesia, Devie Rahmawati mengatakan, pandemi Covid-19 yang menghancurkan banyak ekonomi keluarga menjadi penyebab utama banyak orang terjebak judi online.

Ratusan Warga Jateng Tersandung Kasus Judi, Ternyata Disebabkan Faktor Ekonomi Saat Pandemi Halaman All

Ketika peraturan pemerintah tentang Covid diberlakukan, banyak orang yang merasa terkurung di rumah dan akhirnya bosan. Judi online dikemas seperti permainan biasa yang menggoda orang untuk mencobanya karena bisa diakses kapanpun dan dimanapun.

“Manusia pada dasarnya adalah gamers. Menariknya, judi online memiliki daya tarik tersendiri melalui permainan. Hal inilah yang kemudian mendorong orang untuk kecanduan judi online tanpa disadari. Pada akhirnya mereka sudah kecanduan,” ujar Devie seperti dikutip BBC Indonesia.

Alasan lain mengapa judi online semakin populer adalah karena banyak orang tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mencoba peruntungan di judi online. Dengan uang puluhan ribu rupiah saja, mereka bisa mendapatkan puluhan juta.

Karena itu, menurut Devie, tidak ada yang kebal terhadap potensi jebakan judi online. Baik itu berasal dari golongan ekonomi maupun pendidikan rendah atau tinggi.

Ppatk Ungkap 25 Kasus Judi

Di Indonesia perjudian dilarang oleh pemerintah karena dianggap merugikan masyarakat dan melanggar norma agama. Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan dan Informasi (Kominfo) memblokir akses terhadap 499.645 konten perjudian di berbagai platform digital sejak 2018 hingga 10 Mei 2022.

Kendati demikian, menurut juru bicara Kominfo Dedy Permadi, jumlah situs atau program judi online yang beredar di internet bisa jauh lebih tinggi dari hasil pantauan internet.

Pemberantasan judi online di Indonesia, lanjutnya, cukup sulit karena judi atau program online terus bermunculan dengan nama yang berbeda-beda, meski aksesnya telah diblokir.

Faktor lain yang membuat perjudian online semakin marak adalah legalisasi kegiatan perjudian di beberapa negara di luar Indonesia.

Hendak Melayani Konsumen, Bandar Judi Online Di Palas Ditangkap Polisi

“Selain itu, perjudian dilegalkan di beberapa negara di luar Indonesia, sehingga menimbulkan hambatan penegakan hukum lintas batas.”

Judi terpercaya di indonesia, web judi terbesar di indonesia, judi legal di indonesia, judi online terbaik di indonesia, maraknya lgbt di indonesia, judi online resmi di indonesia, situs judi online di indonesia, bandar judi terbesar di indonesia, judi terbesar di indonesia, judi online terpercaya di indonesia, maraknya korupsi di indonesia, judi online di indonesia