Judi Online Di Surabaya

Judi Online Di Surabaya – Polrestabes Surabaya telah membubarkan sindikat judi online di Kota Pahlawan. Sebanyak delapan tersangka, termasuk seorang koordinator perjudian di wilayah Jawa Timur dan

AKP Mirzal Maulana Kasat Riskrem Pollrestaps Surabaya mengatakan, pembubaran sindikat tersebut bermula saat polisi menangkap pelaku judi awal JJ di Kecamatan Kengiran.

Judi Online Di Surabaya

Dari hasil penangkapan GJ, selang beberapa hari polisi berhasil mendapatkan informasi adanya pemain judi lain berinisial FG yang juga ditangkap di kawasan yang sama, Kenjeran.

Buka Situs Judi Online, Tujuh Wna Dari China Jadi Pesakitan

“Dari hasil penyelidikan dengan para pelaku, ternyata mereka menyetor uang judi online kepada tersangka BH. BH sudah kami amankan di Kec. Mulyosari,” kata Mirzal di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (20/8/2019). 2022).

Polisi terus mengungkap melalui keterangan BH, dan menemukan fakta bahwa ada kelompok yang mengumpulkan hasil praktek judi online miliknya, antara lain HGP, BKT dan TDK berinisial yang telah diamankan polisi di dua lokasi berbeda. Untuk HGP, tersangka ditangkap di Kec. Krembangan, sedangkan BKT dan TDK ditangkap di Kec. Bakwon, Surabaya.

Apalagi, polisi menggerebek markas terduga sindikat judi online di dua tempat berbeda, Sukumanungal dan Kaligudan Surabaya. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan puluhan komputer, beberapa buku rekening, dan puluhan telepon genggam.

Mirzal mengatakan, para tersangka menggunakan sebanyak 16 website untuk melakukan praktiknya, mulai dari judi bola hingga togel. Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jumlah keuntungan yang ia ambil.

Dalam Sebulan, Subdit Jatanras Polda Jatim Ungkap 6 Kasus Judi Online

Dia menyimpulkan dengan mengatakan, “Ada taruhan sepak bola, taruhan lotere, semuanya menggunakan perangkat elektronik yang dapat diakses oleh siapa saja, ponsel atau Internet.”

Akibat perbuatan melawan hukum tersebut, para tersangka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun dan denda Rp 25 juta. (wld/bil/iss) SURABAYA,- Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar sindikat judi online yang beroperasi di Surabaya. Sebanyak 7 tersangka telah ditangkap.

Mirzal Maulana, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, dari AKBP Partai Keadilan dan Pembangunan mengatakan, perjudian online ini terungkap setelah anggota mendapat informasi dan melakukan penyelidikan. Alhasil, anggota menangkap GJ (33), seorang pemain judi online di Kecamatan Kenjeran.

Kemudian polisi melakukan razia terhadap pemain lain, dan anggota mendapatkan pemain judi online lainnya, FG (33), di Jalan Kenjeran.

Brantas Bisnis Konsorsium Judi Online Surabaya

Selama interogasi, J. mengaku. Dari hasil pengembangan BH, petugas memperoleh informasi dari kolektor judi online lainnya.

Berbekal informasi dari BH, polisi akhirnya menangkap ketiga kolektor, HGP (40), BKT (23) dan TDKT (30), semuanya warga Surabaya.

Merzal mengungkapkan, berdasarkan hasil interogasi, anggotanya mendapatkan pimpinan sindikat judi online dari dua tersangka, yakni BSG alias Louis. Dia berperan sebagai koordinator untuk semua perputaran judi di Jawa Timur.

Selain menangkap tujuh tersangka, polisi juga melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda di Kecamatan Sukomanunggal, Kalijudan dan Mulyorejo, Surabaya, yang diduga digunakan pelaku sebagai markas atau base camp sindikat tersebut.

Grafik Konsorsium 303, Gubsu: Saya Yakin, Tidak Itu Kapolda Sumut Tidak Terlibat

Barang bukti yang berhasil disita petugas berupa Handphone Iphone 13 Promax, 3 Kartu ATM BCA, 3 Handphone, 24 Komputer, 5 Handphone Merk Itel, 1 Buku Tabungan, 1 Kunci BCA dan 1 iPhone, 11 Handphone Promax, 1 CPU , 1 buah monitor asus, dan 1 buah monitor accer.

“Kasus judi online masih kami kembangkan karena masih banyak pelaku yang tidak tertangkap dan ditetapkan sebagai DPO,” kata Mirzal. (Rio) Polistaps Surabaya membongkar praktik judi online di Surabaya dan menangkap sindikatnya. Tersangka yang diamankan Satreskrim dari Polsek Sutrabaya sebanyak 7 orang.

Mirzal Maulana, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya mengatakan, pada 8, 10, dan 15 Agustus 2022 telah dikeluarkan surat perintah dari Kapolres Surabaya untuk melakukan operasi penangkapan pelaku judi online. Penangkapan tidak serentak dalam satu hari, melainkan bertahap.

Ia juga menjelaskan, polisi berangkat dari laporan masyarakat. Anggota kemudian bergerak menangkap pelaku JJ (33) di Kecamatan Kanjiran pada 8 Agustus lalu. GJ juga merupakan pemain judi online di kota surabaya.

Ratusan Tersangka Judi Online Di Amankan Polda Jatim, Beberapa Judi Slot Yang Sedang Viral

“Kemudian pada 10 Agustus, saudara FG (33) ditangkap di Kecamatan Kanjiran,” kata Merzal kepada wartawan di Polrestapis Surabaya, Sabtu (20/8/2022).

Salah satu hasil penyelidikan para pelaku adalah polisi menemukan fakta bahwa mereka ternyata menyetor hasil permainan judi online bosnya yaitu BH (34). Polisi bergerak menangkap BH.

“Terkait pelaku di BiH, didapat informasi bahwa pengepul hasil judi online ada tiga pelaku asal Surabaya. Diantaranya adalah HGP (40), BKT (23) dan TDKT (30),” ujarnya.

Polisi terus mengembangkan kasus tersebut hingga akhirnya berhasil menangkap para pelaku HGP di Kabupaten Karimbangan. Kemudian BKT dan TDK diamankan di Kelurahan Bakwon Surabaya.

Konsorsium Judi Online Libatkan The David Kurniawan Tedjo Dan Bryan Kurniawan Tedjo

“Berdasarkan pencocokan keterangan masing-masing perwakilan, diketahui bahwa ada dua orang yang sangat terlibat dalam sindikat judi online tersebut, yaitu BSG alias LOUIS yang bertindak sebagai koordinator semua perputaran judi dan TS sebagai Big Boss atau penanggung jawab dari semua aktivitas judi online di wilayah jawa timur masih dalam pengembangan.

Dari ketujuh tersangka tersebut, mereka berperan sebagai pemain, agen, penyimpan, pengawas, kolektor atau pengedar. Bos besar atau orang yang bertanggung jawab masih dalam pengembangan oleh polisi.

Dari hasil penggeledahan pihaknya melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda. Para pelaku menggunakan situs tersebut sebagai markas sindikat judi online, tepatnya di Sukumanungal, Kaligodan dan Muliuriju Surabaya.

“Selain mengamankan 7 pelaku, kami juga menyita barang bukti berupa 1 handphone iPhone 13 Promax, 3 ATM BCA, 3 handphone, 24 komputer, 5 handphone merk Itel dan buku tabungan 1, 1 kunci BCA, 1 handphone iPhone 11 Promax, 1 CPU, 1 layar ASUS, 1 layar merk Acer.

Polrestabes Surabaya Mulai ‘sikat’ Sindikat Judi Online, 7 Pelaku Ditangkap

Mengenai volume penjualan, Mirzal mengatakan hingga saat ini penyidik ​​Jatanra masih menghitungnya. Karena pihaknya masih melacak rekening yang digunakan pelaku untuk transaksi judi online.

Tak hanya itu, dalam praktik judi online ini Polrestabes Surabaya menemukan 16 situs terkait. Pihaknya akan kembali mengembangkan untuk mendeteksi kasus perjudian online di Surabaya.

“Ada taruhan bola, taruhan togel, semuanya menggunakan perangkat elektronik yang dapat diakses oleh siapa saja melalui telepon seluler atau internet,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tujuh pelaku dijerat Pasal 303 ayat (1) 1e, 2e ayat (3) sub-bab 303 bis (1) s/d 1 KUHP juncto Pasal 1, Pasal 2 Hukum Internasional No. 7 Tahun 1974 tentang kontrol Perjudian. Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap barang bukti dan 7 orang yang terlibat sindikat judi online (Foto: Zain Ahmed/)

Polda Jatim Bongkar Sindikat Judi Online, Tangkap 500 Orang

SURABAYA – Jatanras Polrestabes Surabaya menggerebek markas judi online di Kota Pahlawan. 7 orang, terdiri dari kolektor administrasi, ditangkap.

Kasatriskrim Polristaps Surabaya dan AKP Mirzal Maulana membenarkan pengungkapan kasus tersebut merupakan instruksi langsung dari Kapolri Listeo Sigit Prabowo, Kapolda Jatim Paul Nico Avanta dan Kapolda Surabaya Sisir Paul Ahmed Yosip Gunawan.

Mirzal mengatakan ketujuh tersangka yang terlibat dalam perjudian online tersebut adalah DF, IJ, SG, DH, HGP, DKT dan DTK, semuanya warga Surabaya.

“Para tersangka ini kami amankan di tempat berbeda. Setelah kami razia markas mereka, yakni di Kecamatan Sukumangal dan Kaligudan,” jelasnya.

Tersangka Warga Surabaya Ditangkap Kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Menurut Mirzal, awalnya tim Jatanras menangkap tersangka IJ di Kecamatan Kanjiran. IJ pemain judi online, kemudian dilakukan pengembangan terhadap pemain lain, dan tim mengamankan tersangka di SG, di area yang sama.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pemain, mereka menitipkan kepada tersangka DH yang bertindak sebagai pengurus. Tim Jatanras kemudian kembali mengembangkan dan menangkap tersangka DH Ali Jalan Mulyosari.

“Kemudian kami kembangkan lagi dan berhasil menangkap empat tersangka lagi, dalam hal ini mereka adalah pengepul. Ada DF, HGP, DKT dan DTK. Mereka kami amankan di wilayah Krembangan dan Pakuwon,” jelasnya.

Dalam kasus ini, tim Jatanras menyita barang bukti berupa 4 Handphone iPhone 13 ProMax, 1 Mesin ATM, 1 Handphone Samsung A50, 4 Iphone Berbagai Jenis, 24 Set Komputer, 1 Kunci BCA dan 2 Layar LCD.

Fakta Irjen Pol Nico Afinta, Lengkap Dengan Sosok Kakek Dan Judi Online 303 Di Surabaya

Kepada penyidik, tersangka pelaku judi online mengaku dikendalikan oleh dua bos besar berinisial TS dan BSG. Dua bos besar ini disebut-sebut menguasai judi online di Jawa Timur, termasuk Surabaya.

Lulusan Akpol 2004 itu menyimpulkan, “Menyadari adanya bos yang mengendalikan para tersangka ini. Nah, itu yang akan terus kita gali dan kembangkan.”

Sementara dari informasi yang didapat, judi online yang dioperasikan oleh sindikat ini sudah berjalan kurang lebih dua tahun, dengan omzet mencapai miliaran rupiah. Namun, Merzal belum mengonfirmasi angka tersebut.

“Kue keranjang merupakan simbol penghormatan sekaligus membawa kekayaan di tahun horoskop Kelinci Air ini,” kata Lukman Arif, Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya.

Markas Judi Online Di Surabaya Digerebek: Beromzet Miliaran, Libatkan 7 Orang

“Biasanya ada kejuaraan daerah saja. Ini kejuaraan skating yang pertama di Jawa Timur,” kata Anas Suleiman, Presiden Hotel Porserosi Kabupaten Tulungagung yang dijamin Satreskrim Polrestabes Sutrabaya.

Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan Kapolrestabes Surabaya, melalui Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan, bermula dari informasi masyarakat, anggota bergerak cepat mengamankan salah satu pelaku GJ (33) warga Surabaya. , di Kelurahan Kengiran Surabaya yang merupakan pelaku GJ pelaku judi online di kota surabaya.

“Kemudian polisi melakukan pengembangan terhadap pelaku lain, dan personel Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap pelaku yaitu FG (33) warga Surabaya yang ditangkap di Jalan Kengiran Surabaya,” kata Merzal, Sabtu. 20 Agustus 2022

Kasat Reskrim menjelaskan, “Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku diketahui telah menyetor uang judi secara online, kepada seorang berinisial BH (34) yang merupakan warga Surabaya, dan kemudian pelaku diamankan oleh anggota Jatanras Polres Surabaya.”

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 22 Tersangka Pelaku Judi

Baca juga: Ramalan Aries Hari Ini 21 Agustus 2022: Peka! Akan ada tanda cinta darinya

“Terkait pelaku di BiH, diperoleh informasi lebih lanjut bahwa pengepul hasil judi online adalah tiga pelaku asal Surabaya, diantaranya HGP (40), BKT (23) dan TDKT (30),” jelas Merzal.

Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, polisi berhasil mengamankan pelaku HGP di Kabupaten Krembangan, tambah Mirzal

Judi online di iphone, aplikasi judi online di android, judi online di hp, judi online di malaysia, kerja judi online di kamboja, judi online terbesar di dunia, judi online, judi saham online, judi online terpercaya di indonesia, game judi online di android, judi online di indonesia, judi online terbaik di indonesia